Judul buku : Suluh Siswa 2 : Berbuah Dalam Kristus
Penulis : Pdt. Yuprieli Hulu, S.PAK, M.Th.
Alfrida L. Membala, S.PAK
Pdt. Adelie Zendrato, S.PAK, M.Th.
Drs. Jerry R. Sirait
Penerbit : PT BPK Gunung Mulia
Kota penerbit : Jakarta 10420, Indonesia
Tahun terbit : 2017
Cetakan : 26
Tebal halaman: v +k 134 halaman
Ukuran : 25 cm X 17,5 cm
Kategori buku : Pendidikan (Non-Fiksi)
ISBN : 978-979-687-613-6
Pendidikan agama memiliki peran yang penting dalam kehidupan manusia karena pendidikan agama menekankan pada ajaran keagamaan dalam mewujudkan kehidupan yang bermakna dan damai.
Pelajaran pendidikan agama berfungsi untuk mendukung pertumbuhan rohani siswa sekolah serta mempersiapkan generasi bangsa yang bertanggungjawab berlandaskan nilai-nilai rohani salah satunya adalah nilai-nilai Kristiani dalam agama Kristen.
Pendidikan agama Kristen di sekolah memberikan bekal kepada anak untuk mengenal Tuhan dan kebesaran-Nya yang telah Dia lakukan bagi dunia dan seisinya. Dengan mempelajari pendidikan agama Kristen, kita mampu menyikapi berbagai persoalan dalam kehidupan berdasarkan nilai-nilai Kristiani.
Buku ini terdiri dari 16 bab dengan pokok materi pelajaran, Berbuah dalam Kristus yang ditujukan untuk kelas 11 SMA/ sederajat dalam tahap memulai pengenalan diri yang didasarkan pada pengenalannya akan kehendak Kristus.
BAB 1: Bersikap Kritis terhadap Nilai-nilai Universal di dalam Masyarakat
Nilai yang dianut seseorang atau kelompok masyarakat biasanya dijadikan landasan pedoman dan motivasi hidup. Di dalam kehidupan sehari-hari nilai dirumuskan dalam bentuk norma yang dijadikan sebagai ukuran, patokan dalam menilai tindakan dan perilaku manusia. Beberapa contoh nilai dan norma yang berlaku secara universal di dalam masyarakat yang perlu disikapi secara kritis terhadap iman Kristen yaitu: kekayaan dan kebahagiaan, kedudukan, kemasyuran, dan persahabatan.
BAB 2: Iman Kristen dan Nilai-Nilai Kristiani
Alkitab merupakan bekal untuk bersikap kritis terhadap nilai-nilai universal. Salah satu ciri kasih dalam alkitab adalah mengasihi tanpa mengharapkan imbalan. Beberapa contoh nilai kristiani adalah: mengasihi musuh, rela berkorban, setia, takut akan Tuhan, monogami, tanpa pamrih, dan tidak khawatir.
BAB 3: Becermin Diri
Becermin diri adalah belajar mengenal diri sendiri baik kelebihan maupun kekurangan yang nantinya akan berguna untuk mengekpresikan diri dengan baik.
BAB 4 : Memilih yang Benar: Belajar dari Tokoh Alkitab
Nilai-nilai kristiani bukanlah hanya sebuah slogan. Beberapa contoh tokoh Alkitab yang dapat diteladani berdasarkan nilai Kristen adalah: Abraham, Yusuf, Daud, Daniel, Stefanus, dan Timotius.
BAB 5: Memilih yang Benar: Belajar dari Sejarah Gereja
Nilai-nilai iman kristiani dipandang merugikan karena kita harus memilih sesuatu yang tidak menyenangkan bahkan menyakitkan. Sebuah ayat mengatakan bahwa kita adalah penerima janji-janji Allah. Akan tetapi, kita juga harus menyadari konsekuensi sebagai pengikut Kristus yaitu kita harus menderita.
BAB 6: Pergaulan Remaja Kristen
Dalam berinteraksi setiap pribadi mempunyai ketahanan diri yang mendasar tentang nilai yang dianut. Dengan demikian, nilai yang dianut tetap dipertahankan sehingga tidak mudah berubah dan diwujudkan dalam pergaulan.
BAB 7: Nikmat Pembawa Maut
Beberapa dampak dan pembelajaran dari pergaulan remaja yang lebih condong bebas antara lain: narkoba, seks bebas, dan aborsi.
BAB 8: Bersukarialah dalam Kemudaanmu
Masa muda adalah masa yang penuh harapan dan cita-cita. Di masa inilah Tuhan memberikan kebebasan kepada kita untuk menentukan yang baik dan yang jahat untuk dipertanggungjawabkan kepada-Nya.
BAB 9: Gaya Hidup Modern
Gaya hidup Modern adalah gaya hidup yang menghargai waktu, terbuka terhadapa perkembangan dan kemajuan, terus belajar dengan dunia yang terus berkembang sehingga menghasilkan masyarakat modern yang dapat maju dan semakin maju.
BAB 10: Pandangan Iman Kristen terhadap Gaya Hidup Modern
Banyak dari gaya hidup modern yang bertentangan dengan nilai-nilai kristiani. Timbulnya dampak negatif dari gaya hidup tersebut diantaranya disebabkan oleh adanya pergeseran nilai yang dianut masyarakat. Akibatnya, banyak pola tingkah laku yang bertentangan dengan norma yang ada dalam masyarakat.
BAB 11: Citra Pelajar Kristen
Menampilkan citra diri itu tidaklah mudah. Ada yang merasa telah menampilkan citra diri dengan baik tetapi lingkungan tidak dapat menerima. Menampilkan citra Kristen berarti menyelidiki dan mengubah diri terus menerus sehingga serupa dengan citra Kristus.
BAB 12: Kebudayaan dan Hubungannya dengan Iman Kristen
Di dalam menghadapi kebudayaan dengan berbagai kecenderungannya tapi umat Kristen juga harus memperhatikan sikap terhadap kebudayaan antara lain anatagonis atau oposisi, akomodis atau persetujuan, dominasi atau sintesis, dualisme atau pengutuban, dan pengudusan atau pentobatan.
BAB 13: Pandangan Alkitab terhadap Kebudayaan
Dari sudut Alkitab, kebudayaan dapat dilihat dari beberapa aspek yakni tugas manusia dan kebudayaan, tujuan kebudayaan, dan dampak negatif dari kebudayaan
BAB 14: Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (1)
Keingintahuan manusia akan rahasia-rahasia alam mendorong perkembangan pengetahuan manusia. Berawal dari pencarian siapa dirinya sendiri di tengah alam semesta, mencari hubungan dirinya dengan lingkungan sekitar hingga menyimpulkan bahwa dunia dan seisinya adalah ciptaan Tuhan.
BAB 15: Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (2)
Perkembangan teknologi selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan tak terkecuali perluasan agama Kristen dalam mencetak alkitab untuk pertama kalinya yang kemudian disebar luaskan dengan menggunakan mesin cetak.
BAB 16: Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Keadilan
Meskipun teknologi telah membebaskan manusia dari bentuk pekerjaan yang merendahkan martabatnya tetapi ia memiliki sisi-sisi lain yang mendehumanisasikan. Negara-negara dan perusahaan kuat mendominasi yang lemah untuk kepentingan pribadi yang sempit.
Kelebihan buku:
- Terdapat penjelasan tema sehingga memudahkan pembaca memahami materi pembelajaran secara garis besar.
- Terdapat standar kompetensi sehingga pembaca mengetahui indikator yang ingin dicapai.
- Dalam setiap bab terdapat bagian menganalasis yang sesuai dengan inti pembelajaran.
- Uraian materi dengan penjelasan yang lengkap dan memudahkan pembaca mengetahui isi dari materi setiap babnya.
- Terdapat ayat-ayat alkitab yang mendukung materi pembelajaran.
- Terdapat lagu kristen dari sebuah kidung pujian.
- Terdapat kegiatan yang berbentuk seperti sebuah permainan salah satunya adalah cari kata yang membuat pembaca tidak hanya membaca isi materi saja.
Kekurangan buku:
- Terkesan monoton karena hanya berwarna hitam, putih dan abu-abu.
- Tidak ada uji kompetensi di setiap babnya.
- Beberapa pujian tidak disediakan not angka sehingga beberapa pujian yang belum diketahui pembaca, tidak dapat dinyanyikan.
Buku ini ditujukan untuk proses belajar siswa didik terutama kelas 2 SMA/sederajat yang mulai menginjak usia dewasa sehingga siswa dapat membiasakan diri mencermati, menganalisis, memberi penilaian pada banyak hal disekitarnya berdasarkan pada pengetahuan dan nilai-nilai kristiani, kebudayaan serta ilmu teknologi. Dengan demikian, siswa dapat menunjukkan buah ajaran kristiani dalam hidupnya dan dapat menjadi teladan bagi teman sebaya baik di sekolah, gereja maupun dalam masyarakat lingkungan tempat tinggalnya.
Demikian resensi buku non fiksi. Terimakasih telah berkunjung ke blog saya. Maaf jika ada kesalahan dalam pengetikan dan terdapat kesalahan kata yang menyinggung Sobat Hijau. Kritik dan saran sangat diperlukan untuk membangun blog saya ke depannya. Terimakasih Sobat Hijau. Sampai ketemu di lain kesempatan dengan postingan-postingan menarik lainnya. Salam hijau ^_^
(Sumber gambar: http://www.bpkgunungmulia.com/product/details/1110629225401#.WrDyk9CyRnE )
